Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)
SDN Taman Kalijaga Permai Kota Cirebon melaksanakan
kegiatan ANBK selama 2 hari yaitu pada tanggal 31 Oktober 2022 - 01 November
2022 yang dibagi ke dalam 2 sesi. Kegiatan ANBK ini diikuti kelas 5 sebanyak 30
peserta didik & 5 peserta didik sebagai cadangan apabila ada peserta didik
yang berhalangan tidak bisa mengikuti ANBK.
Asesmen merupakan salah satu proses penting dalam pendidikan yang berguna
untuk menilai efektivitas pembelajaran dan ketercapaian kurikulum. Proses
asesmen sangat penting dilakukan untuk mengevaluasi sekaligus memperbaiki
proses pembelajaran. Oleh sebab itu, pada tahun 2020, Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengeluarkan kebijakan
Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang dirancang sebagai pengganti
Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sekaligus
penanda perubahan paradigma evaluasi pendidikan nasional.
Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) bertujuan untuk memetakan sistem
pendidikan berupa input, proses, dan hasil melalui serangkaian tahapan. Hasil
dari ANBK tidak digunakan untuk melakukan pemeringkatan sekolah, melainkan
untuk perbaikan kualitas belajar di sekolah yang pada akhirnya diharapkan
meningkatkan hasil belajar murid.
Peserta didik akan mengikuti ujian yang terdiri dari tiga instrumen yaitu
AKM (Asesmen Kompetensi Minimum), Survei Karakter dan Survei Lingkungan
Belajar.
1. Asesmen
Kompetensi Minimum (AKM) yang
mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi)
murid. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dilakukan untuk mengukur literasi
membaca dan numerasi
Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan,
mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan
kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat
berkontribusi secara produktif kepada masyarakat.
Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat
matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks
yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.
AKM
dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar kognitif
yaitu literasi dan numerasi. Kedua aspek kompetensi minimum ini, menjadi syarat
bagi peserta didik untuk berkontribusi di dalam masyarakat, terlepas dari
bidang kerja dan karier yang ingin mereka tekuni di masa depan.
2. Survei
Karakter yang mengukur sikap, nilai,
keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid.
Survei
karakter dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar
sosial-emosional berupa pilar karakter untuk mencetak Profil Pelajar Pancasila
yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia,
berkebhinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif.
3. Survei
Lingkungan Belajar yang
mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas
maupun di tingkat satuan pendidikan.
Survei
lingkungan belajar akan mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas
pembelajaran di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan ANBK akan menghasilkan Laporan/Raport Satuan Pendidikan yang
akan menjelaskan profil kekuatan dan area perbaikan sekolah. Profil kekuatan
akan dijadikan pedoman untuk terus melakukan peningkatan baik dari segi
pengajaran dan juga capaian hasil belajar peserta didik. Area perbaikan akan
dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk proses belajar dan mengajar yang lebih
baik lagi.
Tentunya harapan dari SDN Taman Kalijaga Permai Kota Cirebon ini ANBK 2022 akan menunjukkan mutu yang lebih baik dari tahun sebelumnya.




0 Komentar