ADA PASAR BARU DI SDN TAMAN KALIJAGA PERMAI
Oleh : Fauziyah Hayati Fazrin,
S.Pd.SD
Berinovasi merupakan suatu kebutuhan dalam diri manusia
untuk menghidupkan, memberdayakan serta menyegarkan suasana. Inovasi ini muncul
berkaitan dengan akhir tahun dalam pembagian raport semester gasal. Momen ini
tanpa disia-siakan oleh SDN Taman Kalijaga Permai Kota
Cirebon dengan mengadakan “PASAR BARU, gelar karya P5 : Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila”.
PASAR BARU ini istilah dari “Pameran Seni Karya dan Bazar Anak Seru”. Kegiatan
berlangsung pada Hari Sabtu, tanggal 24 Desember 2022. Turunan konsep
besar P5 ini telah disepakati dalam pemilihan tema yaitu di kelas 1
Kearifan Lokal dengan judul projek "Taman Nasional : Lestarikan, Permainan
tradisional”. Dan di kelas 4 yaitu DAMKAR (Daur Ulang Sampah menjadi Karya).
Kegiatan di atas merupakan penerapan karakteristik
baru dalam Kurikulum Merdeka. Pengembangan karakter yang bernilai Pancasila
diharapkan menjadi tujuan akhir dari proses pendidikan yaitu menjadikan murid memiliki karakter Beriman Bertaqwa
pada Tuhan Yang Esa, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, mandiri,
bergotong royong, Kreatif dan bernalar kritis.
Berpandauan pada Modul Projek Penguatan Profil Pelajar
Pancasila yang telah disusun oleh Tim sesuai langkah-langkah sebagai berikut : pertama, Memahami P5 (Pengertian P5, prinsip-prinsip dan
manfaatnya). Kedua,
Menyiapkan ekosistem sekolah
(Membangun budaya sekolah sebagai support
system dan memahami peran peserta didik, pendidik, lingkungan sekolah dalam
pelaksanaan P5). Ketiga,
Mendesain P5 (Alur perencanaan
projek, alokasi waktu, dimensi, membentuk tim, mengidentifikasi tahap kegiatan,
tema projek, sub elemen, serta merancang topik, alur dan asesmen projek). Keempat, Mengelola P5 agar projek berjalan lancar
dengan mengoptimalkan sumber daya dan kemitraan. Kelima mendokumentasikan dan melaporkan hasil P5, dan keenam, mengevaluasi dan Tindak Lanjut.
Perencanaan yang matang dalam menyusun langkah demi
langkah kegiatan gelar karya di atas bukan tanpa perjuangan dan dukungan. Seluruh
warga sekolah, mulai dari para guru, dukungan penuh Kepala Sekolah, para murid
yang berkarya yang juga terlibat dalam kepanitiaan, serta Orang tua murid,
Komite sekolah, hingga penjaga sekolah. Semuanya ikut berperan untuk Tergerak, bergerak dan mampu menggerakkan.
Para murid dilibatkan dalam kegiatan diantaranya sebagai
penerima tamu, pengarah kegiatan, pemandu pameran, penjual bazar makanan, serta aksi
mempertunjukkan permainan tradisional. Dan seluruh
Orang tua diundang untuk menyaksikan buah hati mereka dalam berkreasi, menghasilkan
karya yang bermanfaat dan bermakna sebagai penggalian ide dan pengembangan kreativitas mereka. Para Orang tua juga disuguhkan permainan tradisional. Ada
permainan engklek, rambat tali, Egrang batok, main karet dan lain
sebagai. Mereka dapat ikut serta dalam memainkan permainan tradisional itu. Semua
permainan disediakan dalam tempat yang dinamakan Play Zone. Di akhir kegiatan, Orang tua diminta untuk menuliskan
refleksi, apa yang mereka rasakan, penilaian apa yang dapat mereka berikan dan
harapan apa yang dapat mereka idamkan untuk kegiatan yang diadakan dimasa akan
datang. Ungkapan Orang tua tetulis
dalam testimoni sebagai motivasi dan penghargaan
kepada anak-anak yang telah berupaya mengembangkan serta menumbukan nilai-nilai
karakter kreatif, berakhlak mulia, mandiri dan bernalar kritis.
Kegiatan ini adalah awal dari proses pembelajaran murid
secara nyata, dengan berpihak kepada murid, dan berkolaborasi dengan seluruh warga
sekolah, harapan dapat tercetaknya karakter pelajar pancasila yang tangguh dan
berdaya, Semoga.

0 Komentar